Arrow
Arrow
Shadow
Slider

Berwisata menikmati suasana pantai Sundak Gunung Kidul Yogyakarta adalah sesuatu banget bagi  mereka yang gemar untuk berwisata  panti.  Betapa tidak. selain menikmati panorama  pantai  yang indah juga  pesona alam yang begitu eksotik, pantai sundak juga menyajikan beragam kuliner khas daerah tersebut. 
Lokasi pantai Sundak Gunung Kidul terletak   dari Yogyakarta  sekitar 70 kilometer kearah tenggara. Hamparan laut yang luas sejauh mata memandang, gulungan ombak nan besar, mendominasi deburan pantai sebagai ciri khas pantai yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia ini. Unik nya, meski panti sundak berada di daerah pantai selatan,  pantai  ini merupakan pantai yang landai bahkan sejauh 100 meter dari tepi pantai.
Selain  pesona pantai  laut yang indah dan menawan , Pantai Sundak Gunung kidul  juga memiliki pesona khas kuliner anda berada dekat di tepi pantai dengan panorama alam bebas menyuguhkan Anda menu makanan khas laut. Beberapa hidangan tersaji dengan citarasa tinggi dan mengggugah selera.

Pantai Sundak Gunungkidul memang tidak begitu luas, jika dibandingkan dengan 15 pantai lain yang ada di Yogyakarta  dan membentang  di sepanjang pesisir pantai Gunungkidul. Namun pesona alam dan keindahannya tidak dapat diragukan lagi. Anda dapat merasakan sensasi pemandangan pagi hari  terutama saat matahari terbit sanggup mengundang decak kagum bagi siapa saja yang menyaksikannya.
Pantai Sundak Gunungkidul juga menawarkan suasana malam yang menyenangkan. Anda bisa menikmati semilir angin malam dan bulan sambil memesan ikan mentah untuk dibakar beramai-ramai bersama teman. Dengan membayar beberapa ribu, Anda dapat membeli kayu untuk bahan bakar. Kalau malas, pesan saja yang matang sehingga siap santap.
Di sisi kanan dan kiri pantai terdapat batu karang besar dan kokoh yang sekaligus menjadi pembatas Pantai Sundak dengan pantai disekitarnya. Pada salah satu sisi pantai ini, Anda dapat melihat goa yang memiliki mata air tawar di dalamnya. Gua tersebut terbentuk dari batu karang berketinggian kurang lebih 12 meter. Yang didalamnya  akan dijumpai sumur alami tempat penduduk mendapatkan air tawar.
Konon kabarnya goa tersebut dihuni oleh seekor anjing dan landak. Sekitar tahun 1976, ada sebuah cerita menarik. Suatu saat, seekor anjing sedang berlarian di daerah pantai dan memasuki gua karang bertemu dengan seekor landak laut. Karena lapar, si anjing bermaksud memakan landak laut itu tetapi si landak menghindar. Terjadilah  perkelahian yang akhirnya dimenangkan si anjing dengan berhasil memakan setengah tubuh landak laut yang terluka parah dan keluar gua. Perbuatan si anjing diketahui pemiliknya, bernama Arjasangku, yang melihat setengah tubuh landak laut di mulut anjing. Mengecek ke dalam gua, ternyata pemilik menemukan setengah tubuh landak laut yang tersisa. Nah, itulah sebabnya mengapa pantai diberinama  Sundak, singkatan dari asu (anjing) dan landak. Merasa penasaran dengan apa yang ada di dalam goa, pemilik anjing masuk ke dalam goa. Dan tidak  disangka ternyata  dia menemukan mata air tawar yang jernih yang hingga saat ini mata air tawar tersebut masih digunakan oleh masayarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.